Sadar nggak sih kalau kamu pergi pergi ke sebuah kota wisata pakai kendaraan umum pasti merasakan dua hal : enak nya duduk sebagai penumpang yang tidak perlu fokus ke jalan raya dan mahalnya harga harga menu di tempat perhentian kendaraan transportasi seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan tentunya bandara.
Paradigma tersebut bener bener melekat banget, bayangin saja bakso semangkok bisa Rp20.000,- dan karena sudah terlalu lama otak kita nganggep nya wajar. Gebrakan Ignasius Jonan yang di masa lalu mengubah stasiun menjadi lebih manusiawi dan nyaman di kunjungi para pengguna moda transportasi kereta api perlahan tapi pasti juga ikut mengubah paradigma awal tersebut.
Dibuktikan dengan munculnya LOCO CAFE di beberapa stasiun yang nggak cuma menyajikan menu western tetapi juga membawa menu nusantara yang berbeda di setiap cabang LOCO CAFE. Salah satu cabang terbaru nya adalah LOCO CAFE Stasiun Tugu Yogyakarta yang berada di area luar stasiun, tepat nya di ujung utara jalan Malioboro Yogyakarta. Menempati lokasi strategis di utara papan bertuliskan “Jl. Malioboro” yang selalu ramai didatengin cuman buat sekedar foto dan nunjukin kalau sudah pernah berkunjung ke Jogja.
LOCO CAFE Stasiun Tugu Yogyakarta ini buka 7/24 dan memiliki dua area : satunya berada di dalam ruangan dan satu nya di luar tanpa atap. Kursi nya yang menggunakan kayu kayu bekas yang dipotong memanjang memberikan kesan industrialis yang cukup kuat. Setiap ada kereta api lewat kita bisa melihat dengan cukup dekat karena hanya dibatasi dengan pagar tipis di sisi utara cafe, cocok banget kalau ngajakin anak anak nonton kereta api sambil ngupi ngupi santai.
Oh iya bicara ngupi, bisa lho pilih mau manual brewing atau espresso based. Untuk manual brewing banyak pilihan single origin yang disediaiin buat di pilih langsung dan abis itu lanjutin pilih metode seduh nya : V60, Vietnam Drip, Siphon atau sekedar immersion. Immersion itu metode seduh tradisional alias direndam atau kalau bahasa awam nya dikenal sebagai tubruk.
Istimewa nya di LOCO CAFE Stasiun Tugu Yogyakarta yang merubah paradigma menu di stasiun mahal adalah RAWON IGA MONSTER. Percaya nggak percaya penyajian menu ini diluar dugaan karena dalam setiap porsi nya disajikan IGA yang lumayan gede dan panjang serta daging nya juga masih banyak nggak sekedar tetelan yang nempel di tulang. Lebih istimewa lagi dari harganya yang cuma Rp45.000,-/porsi, bikin kantong nggak bolong. Kalau dibandingin sama resto lain yang juga menu rawon pakai daging macam ginian ini termasuk murah banget dan wueeeeenaaak nan. Kalau masih penasaran coba deh tonton videonya.
Kebetulan kemaren ditemenin sama mas Kevin sebagai salah salah satu dari tim pengelola dan dia nya memberikan informasi bahwa selain menu yang murce kita juga bisa pakai FREE WIFI disini tapi On Purchase ya (peace yo man). Tempat nya yang sangat terbuka memungkinan orang untuk datang dan duduk di bagian manapun tempat ini lalu hanya sekedar nongkrong ngobrol tanpa memesan menu apapun, dan hal tersebut pun menurut mas Kevin boleh kok dilakukan selama tidak membawa makanan/minuman dari luar.
So LOCO CAFE Stasiun Tugu Yogyakarta cukup berhasil dengan gebrakan nya di cabang Yogyakarta. Yuuk buat kamu yang pengen visit ke jogja setelah turun dari kereta di Stasiun Tugu bisa duduk ngupi dulu sambil nyemil nyemil atau malah langsung order RAWON IGA MONSTER nya.

