Bakpia Kukus – Healthy Bakpia Buah Tangan dari Jogja

Bakpia Kukus – Healthy Bakpia Buah Tangan dari Jogja

8128
0
SHARE

Saat kata bakpia diucapkan tentunya semua orang mengetahui dengan jelas bahwa jenis penganan satu ini pasti berasal dari kota Yogyakarta. Sebuah buah tangan berbentuk lingkaran dengan tinggi nya antara 1-2 cm dan diisi salah satu yang paling populer adalah kacang hijau.

Dahulu secara harafiah bakpia  terdiri dari dua suku kata yaitu Bak dan Pia yang artinya kue yang berisi daging babi. Namun seiring perkembangan jaman dan adanya proses asimilasi dengan budaya Tionghoa dan  Jawa khusus Ngayogyakarta serta keinginan supaya semua kalangan masyarakat dapat menikmati bakpia tanpa was wasa maka berkembanglah bakpia yang berisikan kacang hijau dan kumbu merah. Sehingga bakpia saat ini telah menjadi kata tunggal yang dikenal sebagai oleh oleh.

Berawal dari hanya berisikan kacang hijau dan kumbu lalu pada era 2000an mulai bermunculan bakpia isi keju, coklat, ubi ungu bahkan durian yang mampu menarik penikmat bakpia dari kalangan  muda untuk menyukai, menikmati dan membawa bakpia modern.

Penjual bakpia di kota ini tidak terhitung jumlah nya mulai dari yang bermodalkan besar sampai yang di dalam rumah rumah penduduk. Semuanya menempelkan kata “ASLI” di setiap kemasan nya, mengapa? karena penjual bakpia skala besar saat ini banyak pula yang mengesub produksinya ke rumah tangga sehingga wajar saja setiap bakpia industri rumah tangga ikut menempelkan “ASLI”.

Banyak nya penjual bakpia yang bertebaran di berbagai penjuru Yogyakarta menjadikan penganan satu ini menjadi mainstream dan  penerima oleh oleh seringkali merasa bosan menerima kemasan yang itu itu pula, variasinya pun hanya pada isi bakpianya saja.

Bakpia Tugu Jogja sebagai salah penjual bakpia menelorkan gagasan antimainstream baru dengan mengolah ide dan akhir nya mengeluarkan produk yang sangat khas serta berbeda dengan produk sejenis yang disebut Bakpia Kukus. Sebuah produk oleh oleh yang diolah dengan cara yang sangat berbeda dan jauh dari pakem yang sudah ada. Berbentuk setengah lingkaran spongi dengan dua warna : coklat dan putih kemudian di tengah tengah nya terdapat isian berupa pasta dengan berbagai varian rasa mulai dari kacang hijau, kacang merah, coklat dan keju.

Bakpia Kukus

Bakpia kukus berwarna putih disebut sebagai bakpia kukus original dan bakpia kukus coklat untuk yang kulit nya berwarna coklat. Dari segi isian dibedakan menjadi dua : premium untuk yang isian coklat atau keju lalu regular untuk yang berisi kacang hijau atau kacang merah.

Penulis secara pribadi merasakan ini lebih seperti kombinasi atau bahasa modern nya fusion antara lembutnya bolu kukus dengan isian seperti bakpao.  Berbeda sekali dengan bakpia yang saat digigit remah remah kulit bakpia akan jatuh ke tertarik gravitasi bumi sedangkan bakpia kukus hampir tidak ada remah remah nya. Kemudian isian bakpia kukus nya saat digigit akan meleleh serta mbleber berbeda dengan bakpia original yang isian nya memprul atau mudah remuk.

Walaupun demikian bakpia kukus ini juga mengusung slogan bakpia sehat karena tidak dipanggang sehingga dapat dikonsumsi bahkan oleh mereka yang menghindari minyak karena takut akan peningkatan kadar kolesterol. Bakpia Kukus dari Bakpia Tugu Jogja tidak saja menjadi pelengkap tetapi juga mendobrak pakem dengan produk yang antimainstream serta menjadi sebuah pilihan baru bagi pelancong yang berkunjung ke kota ini.

Bakpia Kukus

Untuk mendapatkan nya Bakpia Tugu Jogja telah membuka store, outlet serta bekerjsama dengan beberapa mitra di beberapa tempat strategis serta mudah dijangkau oleh wisatawan. Sedangkan dari segi harga satu kotak bakpia kukus berisi 10 buah cukup merogoh kocek sebesar Rp 25.000,- untuk yang original dan Rp 30.000,- untuk yang premium.

Dengan kehadiran Bakpia Kukus ini maka semakin banyak variasi buah tangan yang dapat di bawa oleh para wisatawan setelah melancong ke kota pelajar ini dan tentunya memberikan rasa penasaran bagi mereka yang belum mencicipi nya satu ini sehingga mampu menarik mereka untuk datang ke kota Yogyakarta tercinta.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY