Dawet Sambel Makanan Khas Kokap Kulonprogo

Dawet Sambel Makanan Khas Kokap Kulonprogo

4859
3
SHARE
dawet sambel

Kalau menurut kalian dawet itu enak nya diapain? Disiram santan (atau susu kali ya kalau jaman modern sekarang ini) dengan gula merah lalu diaduk dan ditambahkan es dan jadi lah Es Dawet. Sudah pernah makan yang namanya DAWET SAMBEL?

Untuk menemukan nya kalian harus melakukan perjalanan terlebih dahulu ke arah barat kota Yogyakarta tepat nya menuju Gua Kiskendo atau mungkin saat ini obyek wisata yang cukup dikenal disana adalah Air Terjun Kedung Pedut atau Air Terjun Kembang Soka.

Dari arah Tugu Yogyakarta kalian bisa menuju ke barat sampai bertemu dengan perempatan Ringroad barat lalu terus beranjak ke barat sampai menemukan hamparan sawah hijau yang membentang dan akan membersihkan mata dari polusi kita yang hingar bingar atau bisa juga ditempuh melalui kota Sentolo dan akan bertemu juga di titik ini. Dari sini kalian akan berjalan menaiki bukit dan sebelum melanjutkan perjalanan pastikan kendaraan dalam kondisi siap melahap tanjakan dan bahan bakar dalam posisi penuh. Perjalanan nya sendiri kalau di musim hujan harus ekstra waspada karena sering terjadi tanah longsor.

dawet sambel

Dari tadi cuma menuliskan jalur perjalanan saja, ngomong ngomong Dawet Sambel itu apa ? Oh iya lupa, dawet sambel adalah jajanan atau mungkin serapan pagi yang dikenal di daerah Kokap Kulonprogo. Bentuk nya sama seperti dawet pada umumnya hanya saja disajikan dalam sebuah mangkok lalu ditaburi dengan tauge, tahu dan diberi bumbu kacang pedas serta disiram sedikit gula merah

Setelah sampai di atas kalian bisa menemukan dawet sambel tersebut di Pasar Cublak dan Pasar Jonggrangan. Kedua pasar tersebut memiliki aturan buka menurut hari. Pasar Cublak hanya buka setiap hari Rabu dan Sabtu sedangkan Pasar Jonggrangan hanya setiap pasaran Kliwon dan Pahing

dawet sambel

Kebetulan kita saat itu menemukan penjual nya bernama Mbok Ponirah sebelum pukul 07:00 di Pasar Cublak karena ternyata setelah 07:30 pasar sudah mulai sepi dan dawet sambel Mbok Ponirah sendiri sudah sold out

dawet sambel

dawet sambel

Disini ternyata penjual dawet sambel hanya tersisa beberapa orang hal ini dikarenakan tidak ada lagi generasi penerus yang mau melanjutkan berjualan dan lebih suka bekerja di kota yang hingar bingar

Dawet sambel ini rasanya seger sekali kalau di makan pagi hari apalagi disajikan dingin (suasana di pasar cublak memang dingin) belum lagi pedes sambel kacang nya, waaahh dijamin kalian bakalan rela melakukan perjalanan 25km dari kota Yogyakarta kesini. Satu mangkok cuma diberi harga Rp 3.000,- saja dan bisa dibungkus juga untuk buat oleh oleh dibawa pulang

3 COMMENTS

Leave a Reply to Suhandri Cancel reply